Pameran otomotif tahunan bergengsi, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, telah resmi menutup tirainya di ICE BSD City, Tangerang. Selama sebelas hari penyelenggaraan sejak akhir Juli lalu, ajang ini sukses menjadi panggung unjuk gigi bagi lebih dari 60 merek global yang memamerkan arah baru industri otomotif: masa depan yang ramah lingkungan dan cerdas.

Tidak lagi didominasi oleh mesin pembakaran internal konvensional, pameran tahun ini menonjolkan pergeseran masif ke era elektrifikasi. Pengunjung disuguhi berbagai pilihan teknologi mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Range Extended Electric Vehicle (REEV), hingga kendaraan bertenaga listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) yang kini mulai terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI).

Di jajaran teknologi hibrida, Mitsubishi meluncurkan New XForce HEV yang menjadi tonggak penting sebagai mobil hybrid pertama mereka yang diproduksi secara lokal di Indonesia. Mengusung mesin 1.600 cc berpadu motor listrik responsif dan tujuh pilihan mode berkendara, SUV kompak ini dipasarkan dengan harga kompetitif mulai dari Rp445 juta.

Sementara itu, segmen kendaraan listrik murni diramaikan oleh dua kutub yang berbeda. Mazda memperkenalkan Mazda 6e Fastback seharga Rp850 juta sebagai langkah perdana mereka di pasar EV premium tanah air. Di sisi lain, Wuling mencoba mendemokrasikan kendaraan listrik lewat Aira EV yang dibanderol sangat terjangkau mulai dari Rp155 juta untuk menyasar kaum komuter perkotaan.

Hyundai juga memanfaatkan momentum ini dengan memajang Ioniq 3, sebuah hatchback listrik kompak berskala global untuk membaca preferensi pasar Indonesia sebelum diluncurkan secara massal. Dari segmen mewah, BMW menampilkan iX3 berbasis platform masa depan mereka, Neue Klasse, yang mendefinisikan ulang kemewahan digital dan arsitektur kendaraan masa depan.

Inovasi unik lainnya datang dari iCAR V27 yang mengadopsi teknologi Range Extender (REEV), memadukan baterai berkapasitas besar dengan mesin turbo sebagai generator untuk menghasilkan daya jelajah hingga lebih dari 1.200 kilometer. Tidak ketinggalan, produsen asal Tiongkok, XPENG, memamerkan L03, sebuah SUV Coupe pintar yang mengedepankan integrasi kecerdasan buatan fisik (Physical AI) dan sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut.

Gelaran GIIAS 2026 secara keseluruhan membuktikan bahwa pasar otomotif nasional kini semakin dinamis dan kaya pilihan. Konsumen tidak lagi sekadar memilih kendaraan berdasarkan aspek estetika atau harga, melainkan juga mempertimbangkan efisiensi energi, kesiapan teknologi baterai, konektivitas digital, serta keberlanjutan lingkungan.