Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Provinsi Gorontalo bergerak cepat mempersiapkan musim haji 1448 H/2027 M. Langkah awal dimulai dengan melakukan verifikasi administrasi secara maraton terhadap berkas para calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Kesehatan.

Kepala Kanwil Kemenhaj Gorontalo, Mansur Basir, mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan dokumen ini sangat krusial untuk memastikan seluruh kandidat memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Pemeriksaan berkas berlangsung selama dua hari sebelum para peserta melanjutkan ke tahap Computer Assisted Test (CAT) di UPT BKN Gorontalo.

Dalam proses seleksi ini, Kemenhaj melibatkan tim gabungan yang terdiri dari UPT Laboratorium Kesehatan Daerah, pihak rumah sakit, serta Dinas Kesehatan setempat guna menjamin akurasi dan keabsahan dokumen masing-masing pelamar secara transparan.

Berdasarkan data panitia, dari total 176 pendaftar, sebanyak 67 peserta telah berhasil menyelesaikan proses unggah dokumen untuk diverifikasi. Tim penyeleksi memeriksa detail dokumen secara personal, mulai dari Kartu Tanda Penduduk (KTP), masa kerja aktif, sertifikat keahlian medis, hingga surat izin khusus bagi peserta perempuan.

Dari puluhan peserta yang diverifikasi, ditargetkan sembilan orang akan lolos ke tahap ujian CAT, yang terdiri dari enam dokter dan tiga perawat. Pada akhirnya, kuota final yang dinyatakan lulus hanya berjumlah tiga orang, meliputi dua dokter dan satu perawat untuk mengawal pelayanan kesehatan jemaah.