Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, berkomitmen penuh mendukung persiapan Tim Nasional (Timnas) Hoki Indonesia. Dukungan tersebut mencakup percepatan proses naturalisasi empat pemain keturunan serta pemenuhan kebutuhan staf kepelatihan menjelang ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Komitmen ini disampaikan langsung oleh Todotua saat meninjau pemusatan latihan nasional (pelatnas) hoki di Lapangan Hoki Internasional Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Kunjungan CdM ini disambut hangat oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI), Yasser Arafat Suaidy, beserta jajaran pengurus lainnya.

Todotua menegaskan bahwa kenyamanan dan kebutuhan logistik sekitar 48 anggota delegasi, yang terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial, akan menjadi prioritas utama. Selain memfasilitasi kebutuhan operasional dari keberangkatan hingga kepulangan, pihak CdM juga siap mengawal proses naturalisasi empat pemain asing asal Jerman dan Belanda agar segera rampung sebelum turnamen dimulai pada September 2026.

Langkah proaktif dari CdM mendapat apresiasi tinggi dari PP FHI. Yasser Arafat menyatakan bahwa dukungan moril dan materil ini menjadi suntikan motivasi yang sangat berarti bagi para atlet yang tengah mempersiapkan diri. Kehadiran para pemain naturalisasi serta tambahan pelatih pendamping diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim di tingkat regional.

Timnas Hoki Indonesia mencatatkan prestasi gemilang dengan meloloskan tim putra dan putri ke Asian Games 2026. Tim putra mengamankan tiket setelah finis di peringkat keempat babak kualifikasi di Bangkok, sedangkan tim putri lolos usai merebut medali perunggu pada kualifikasi di Jakarta. Ini merupakan penampilan kedua mereka di ajang Asian Games setelah edisi Jakarta-Palembang 2018 silam.

Pada edisi kali ini, PP FHI membidik posisi enam besar demi mengamankan tiket menuju kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028. Pelatih kepala Muhammad Dhaarma Raj optimistis target tersebut realistis dicapai melalui persiapan matang yang telah dimulai sejak Januari 2026, termasuk agenda uji coba internasional di Darwin, Australia.