Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Australia resmi meluncurkan program kemitraan bilateral baru bertajuk "KITA SEHAT" (Kemitraan Indonesia-Australia untuk Transformasi Kesehatan) di Jakarta. Langkah strategis ini mempertegas hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin selama lebih dari tiga dekade di sektor kesehatan.

Peluncuran ini dihadiri langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Febrian Alphyanto Ruddyard, dan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Gita Kamath. Sejumlah kepala daerah dari provinsi percontohan program, seperti Papua Barat Daya, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur, turut hadir bersama perwakilan dari lembaga internasional seperti WHO, UNICEF, dan UNFPA.

Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, menegaskan bahwa KITA SEHAT merupakan wujud nyata dari komitmen bersama untuk mewujudkan pemerataan akses kesehatan bagi seluruh masyarakat. Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas layanan kesehatan primer, perbaikan gizi masyarakat, serta pembangunan sistem ketahanan kesehatan nasional yang lebih tangguh terhadap berbagai ancaman penyakit.

Program KITA SEHAT yang diproyeksikan berjalan selama delapan tahun ini dirancang untuk mendukung penuh cetak biru transformasi kesehatan di Indonesia. Secara konkret, program ini akan mengintervensi tata kelola kebijakan, penguatan pengawasan (surveilans), peningkatan kapasitas tenaga medis, hingga koordinasi lintas sektoral.

Inisiasi ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman kerja sama yang disepakati oleh kedua negara pada Agustus 2025 lalu. Kehadiran program ini diharapkan mampu mengakselerasi peningkatan kualitas layanan medis dasar, terutama di wilayah-wilayah terpencil yang membutuhkan perhatian khusus dalam penanganan isu kesehatan.