Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 116 Kaur menggelar rangkaian perlombaan olahraga dan permainan tradisional pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah di lingkungan sekolah ini melibatkan seluruh murid dari kelas satu hingga kelas enam, serta didukung penuh oleh jajaran dewan guru.

Acara dimulai secara khidmat dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala SDN 116 Kaur, Ariz Candra, S.Pd. Nuansa merah putih mendominasi lapangan sekolah saat bendera dikibarkan yang diiringi pembacaan Pancasila. Semangat patriotisme begitu terasa lewat yel-yel kreatif yang diteriakkan oleh masing-masing kontingen kelas yang berkompetisi.

Berbagai cabang perlombaan yang menguji ketangkasan dan kerja sama tim diselenggarakan, mulai dari lari karung, balap kelereng, tarik tambang, estafet sarung, hingga permainan tradisional gobak sodor. Sementara itu, untuk siswa kelas rendah, panitia menyiapkan perlombaan ikonik seperti makan kerupuk dan memasukkan paku ke dalam botol yang memicu gelak tawa penonton.

Kepala SDN 116 Kaur, Ariz Candra, menjelaskan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan sebagai sarana pembentukan karakter anak sejak usia dini. Melalui momentum ini, siswa diajarkan nilai sportivitas agar berlapang dada menerima kekalahan dan tetap rendah hati saat meraih kemenangan.

Antusiasme tidak hanya datang dari kalangan siswa, tetapi juga dari para wali murid yang hadir memberikan dukungan moral serta konsumsi untuk anak-anak mereka. Keberhasilan acara yang dipersiapkan selama dua minggu ini juga didukung oleh kontribusi sukarela dari komite sekolah dan masyarakat sekitar, menunjukkan sinergi yang kuat demi kemajuan dunia pendidikan lokal.

Kemeriahan perayaan ditutup dengan pembagian piala, sertifikat, serta hadiah menarik bagi para pemenang yang disusul dengan sesi foto bersama. Pihak sekolah berharap tradisi perayaan kemerdekaan yang positif dan sarat akan nilai kebersamaan ini dapat terus dilestarikan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.