Guna mengantisipasi ancaman penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, Dinas Kesehatan Kota Kediri bersinergi dengan aparat kepolisian menggelar aksi pengasapan (fogging) massal di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota Kediri. Langkah preventif ini menyasar kawasan permukiman padat penduduk guna memutus mata rantai penyebaran bibit penyakit di lingkungan warga.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (4/8/2026) pagi ini difokuskan pada tiga wilayah rukun tetangga, yakni RT 02, RT 03, dan RT 04 di lingkungan RW 04 Kelurahan Rejomulyo. Bhabinkamtibmas setempat, Aiptu Bustanul Arifin, bersama para kader kesehatan turut mendampingi petugas di lapangan demi memastikan seluruh proses pengasapan berjalan dengan aman dan tidak mengganggu jalannya aktivitas harian warga.

Kehadiran aparat kepolisian dalam agenda kesehatan ini tidak hanya untuk mengawal teknis pelaksanaan. Aiptu Bustanul memanfaatkan momentum tersebut untuk berdialog langsung dengan warga sekitar. Langkah ini menjadi bagian dari strategi deteksi dini kepolisian terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang berkembang di wilayah binaannya.

Kapolsek Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, menegaskan bahwa keterlibatan personel Bhabinkamtibmas dalam kegiatan lintas sektor seperti ini merupakan perwujudan nyata dari fungsi Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Menurutnya, pemeliharaan keamanan wilayah harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas kesehatan lingkungan tempat tinggal warga.

Pihak Polsek Kediri Kota juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri serta tidak mengabaikan potensi genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk. Sinergi yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan warga diyakini menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan hidup yang aman, sehat, dan kondusif.