PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) memproyeksikan industri galangan kapal nasional akan terus menunjukkan performa positif sepanjang semester II-2026. Tren pertumbuhan ini didorong oleh tingginya permintaan terhadap pembangunan kapal baru serta kebutuhan rutin pemeliharaan armada atau docking, seiring dengan meningkatnya intensitas logistik di berbagai sektor.

Meski prospek pasar terlihat cerah, pihak manajemen menyadari adanya tantangan distribusi kapasitas galangan kapal yang selama ini masih terkonsentrasi di wilayah Indonesia Barat. Menjawab hambatan tersebut, perusahaan kini tengah mengakselerasi pembangunan fasilitas galangan baru yang berlokasi di Madura. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan jangkauan layanan bagi pelanggan di wilayah Indonesia Tengah dan Timur.

Hingga saat ini, tingkat utilisasi fasilitas galangan kapal milik perusahaan dilaporkan berada pada level optimal, dengan pipeline proyek yang mencakup berbagai tipe kapal, mulai dari kapal peti kemas, tanker, hingga kapal penunjang industri perikanan. Perusahaan tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas guna menangkap lebih banyak peluang kontrak baru di pasar domestik.

Fasilitas galangan kapal di Madura yang saat ini tengah digenjot pembangunannya diproyeksikan mulai beroperasi secara penuh pada pertengahan 2027. Dengan kapasitas mencapai 90.000 deadweight ton (DWT) yang dilengkapi teknologi modern seperti graving dock dan jetty, Samudera Indonesia berambisi memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain galangan kapal terbesar sekaligus solusi utama bagi pemenuhan kebutuhan maritim nasional yang kian berkembang.