PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan bisnis melalui penguatan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Sebagai anak usaha PT Pertamina (Persero), perusahaan terus mengintegrasikan budaya kepatuhan dan manajemen risiko yang komprehensif guna merespons dinamika industri asuransi yang kian menantang.
Salah satu pencapaian strategis perusahaan adalah keberhasilan dalam mempertahankan sertifikasi ISO 37001:2016 terkait Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) selama empat tahun berturut-turut. Sertifikasi yang diterbitkan oleh lembaga internasional TÜV SÜD ini mencakup fungsi krusial dalam operasional perseroan, yakni manajemen pengadaan barang dan jasa serta proses penanganan klaim nasabah.
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Tugu Insurance, Edi Yoga Prasetyo, menjelaskan bahwa penerapan GCG telah menjadi pilar utama dalam membangun kepercayaan nasabah, pemegang saham, dan regulator. Menurutnya, tata kelola yang transparan dan akuntabel bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi, melainkan instrumen vital untuk memperkuat ketahanan perusahaan dalam jangka panjang.
Konsistensi tersebut pun membuahkan hasil berupa apresiasi dalam ajang The 5th Indonesia Excellence Good Corporate Governance (GCG) Awards 2026. Perseroan dinilai berhasil menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis yang unggul dalam membangun kepercayaan pemangku kepentingan melalui pengelolaan risiko yang efektif dan adaptif.
Ke depannya, Tugu Insurance berkomitmen untuk terus menjadikan nilai-nilai transparansi dan independensi sebagai arah utama dalam setiap pengambilan keputusan bisnis. Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya saing perusahaan di tengah persaingan pasar yang semakin kompleks serta memastikan pertumbuhan berkelanjutan bagi seluruh pihak terkait.