Pertemuan klasik antara Inggris dan Argentina di semifinal Piala Dunia 2026 diprediksi akan berlangsung sengit. Laga panas yang dijadwalkan bergulir di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Kamis (16/7/2026) mendatang ini memicu analisis taktis mengenai cara terbaik untuk menghentikan andalan utama tim Tango, Lionel Messi.

Lionel Messi tetap menjadi ancaman paling menakutkan bagi lini pertahanan lawan setelah sukses menyarangkan delapan gol sepanjang turnamen ini. Namun, kubu The Three Lions diyakini memiliki senjata potensial pada sosok Elliot Anderson, gelandang muda berusia 23 tahun yang tampil sangat impresif dalam membantu pertahanan sepanjang Piala Dunia kali ini.

Catatan statistik dari FIFA menunjukkan bahwa Anderson merupakan salah satu pemain paling agresif dalam menekan lawan, dengan torehan 147 kali percobaan pressing untuk memotong serangan. Kemampuan inilah yang membuat mantan manajer timnas Inggris, Sam Allardyce, menyarankan agar Anderson diberi mandat khusus untuk mengawal ketat pergerakan Messi secara man-to-man.

Menurut Allardyce, disiplin taktis dan gaya bermain Anderson sangat cocok untuk meredam kelihaian sang megabintang Argentina tersebut. Ia menilai gelandang muda ini memiliki kecerdasan posisi yang matang untuk menutup ruang gerak La Pulga tanpa harus mengandalkan benturan fisik yang berlebihan.