Kawasan wisata Curug Sewu di Kabupaten Kendal resmi menjadi arena ajang bergengsi Paragliding Cross Country Championship 2026 yang dimulai pada Kamis (6/8). Perhelatan olahraga dirgantara bertaraf nasional hingga internasional ini mendapat dukungan penuh dari Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal selaku pengelola kawasan, berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kendal.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang membuka secara resmi kejuaraan tersebut, berharap ajang ini mampu mengangkat potensi pariwisata alam lokal. Menurutnya, lanskap geografis Curug Sewu sangat mendukung untuk olahraga paralayang karena memiliki kontur tanah yang ideal serta kondisi angin yang stabil bagi para atlet.
Administratur KPH Kendal, Muhadi, menegaskan bahwa keterlibatan Perhutani adalah wujud komitmen nyata dalam mengembangkan konsep wisata olahraga (sport tourism) berbasis hutan berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, melainkan juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.
Meski fokus pada pengembangan pariwisata, pihak penyelenggara dan Perhutani berkomitmen menjaga kelestarian ekologi. Seluruh rangkaian kompetisi dipastikan berjalan dengan mengutamakan standar keselamatan tinggi tanpa mengganggu fungsi utama hutan sebagai kawasan konservasi.
Acara pembukaan yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, atlet, serta masyarakat setempat ini berlangsung meriah. Langit di atas Curug Sewu dihiasi oleh warna-warni parasut para atlet yang melayang dengan latar belakang perbukitan hijau, menegaskan daya tarik visual destinasi tersebut untuk menjadi pusat paralayang kelas dunia.