Ratusan warga di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, memadati area Pondok Pesantren (Ponpes) Aswaja untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis pada Ahad (9/8/2026). Kegiatan bakti sosial (baksos) ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Haul Ponpes Aswaja 2026.

Baksos kesehatan kali ini tampil beda dengan mengintegrasikan pemeriksaan medis modern dan pengobatan tradisional komplementer. Ketua Panitia Baksos, Heri Purwanto, menjelaskan bahwa perpaduan metode ini bertujuan memberikan pilihan pengobatan yang lebih holistik bagi masyarakat, tanpa mengabaikan aspek keselamatan pasien.

Inisiasi sosial ini lahir dari kolaborasi erat antara Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Balongpanggang dan Ponpes Aswaja, dengan sokongan penuh dari Lembaga Kesehatan NU (LKNU) serta Banser Husada. Pelayanan medis dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Balongpanggang, dr. Masrizal Khilda Taba, sementara sektor terapi tradisional didukung oleh sekitar 70 praktisi dari berbagai asosiasi pengobatan alternatif.

Untuk memastikan ketertiban, panitia menerapkan sistem registrasi digital melalui aplikasi "Si Baksos" sejak pagi hari. Sebelum menjalani terapi tradisional, seluruh pasien wajib melewati pemeriksaan awal (skrining) oleh tim medis Puskesmas guna memeriksa tekanan darah dan mendeteksi adanya riwayat penyakit bawaan yang berisiko.

Pasien yang lolos skrining kesehatan dapat menikmati berbagai pilihan terapi, mulai dari pijat saraf, penanganan cedera olahraga, terapi Brain Massage, hingga terapi doa. Sementara itu, warga dengan kondisi medis yang dinilai berisiko tinggi langsung dirujuk ke Puskesmas Balongpanggang agar mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif.