Bakal calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat, Yosias Saroy, menegaskan komitmennya untuk melakukan reformasi internal organisasi. Ia berjanji akan membangun kepengurusan yang transparan, solid, dan berintegritas tinggi jika dipercaya memimpin induk olahraga di wilayah tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Yosias setelah menerima surat rekomendasi dukungan dari sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) di Manokwari. Cabor yang menyatakan dukungan formalnya antara lain IBCA MMA, IODI, Forki, Futsal, Catur, dan Gulat Papua Barat, dengan potensi dukungan tambahan dari cabor lainnya dalam waktu dekat.

Dalam pertemuan tersebut, Yosias menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan para pengurus cabor, atlet, dan pelatih. Ia mengingatkan para pendukungnya untuk tetap solid dan konsisten mengawal komitmen bersama hingga proses pemilihan selesai tanpa adanya perpecahan atau pengalihan dukungan di tengah jalan.

Jika terpilih nanti, Yosias merencanakan langkah taktis berupa dialog bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun kepengurusan secara kolektif. Proses ini bertujuan untuk menyeleksi figur-figur terbaik yang memiliki kapasitas untuk memajukan prestasi olahraga di daerah.

Lebih lanjut, Yosias secara tegas menolak praktik nepotisme dalam tubuh KONI Papua Barat. Baginya, menjaga nama baik dan integritas personal jauh lebih bernilai dibanding jabatan atau kekuasaan, sehingga profesionalisme akan menjadi panglima dalam masa kepemimpinannya kelak.