Gubernur Bali, Wayan Koster, secara resmi menyatakan dukungan strategis terhadap penyelenggaraan Global Hindu Business Community (GHBC) yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026 mendatang. Pertemuan internasional ini diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi di kalangan umat Hindu di seluruh dunia.

Dalam arahannya, Gubernur Koster menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai luhur Dharma ke dalam praktik bisnis modern. Baginya, pembangunan jejaring bisnis global yang berbasis pada etika spiritual tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan komunitas, tetapi juga menciptakan model ekonomi yang berkelanjutan dan berintegritas tinggi.

Gelaran GHBC 2026 diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi bagi para pengusaha Hindu dari berbagai negara untuk berbagi inovasi, memperluas akses pasar, serta membangun kemitraan strategis. Pertemuan ini nantinya akan berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pemanfaatan potensi ekonomi umat melalui jejaring yang profesional dan terorganisir.

Melalui inisiatif ini, pemerintah daerah menaruh harapan besar agar umat Hindu dapat mengambil peran lebih aktif dalam dinamika ekonomi global. Dengan mengusung filosofi Dharma, para pelaku usaha didorong untuk menciptakan nilai tambah yang tidak hanya berorientasi pada profit semata, namun juga berdampak positif bagi kemaslahatan masyarakat luas.