Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengambil langkah nyata dalam meningkatkan mutu kesehatan sekolah dengan memfasilitasi pendirian Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan melatih Kader Kesehatan Remaja (KKR) di SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Karanganyar. Program pengabdian masyarakat ini diinisiasi untuk membangun fondasi budaya hidup sehat yang kokoh bagi para siswa di lingkungan sekolah.

Sebelum program ini berjalan, SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Karanganyar belum memiliki unit layanan kesehatan mandiri seperti UKS maupun tim dokter kecil. Guna mengatasi kendala tersebut, Tim Pengabdian FK UMS yang dipimpin oleh dr. Rochmadina Suci Bestari, M.Sc., menyalurkan bantuan sarana prasarana medis dan furnitur penunjang melalui skema pendanaan P2AD UMS.

Kini, fasilitas UKS di sekolah tersebut telah siap beroperasi secara optimal dengan tersedianya berbagai peralatan medis krusial. Bantuan yang diberikan meliputi tempat tidur pasien, lemari obat, kotak P3K, tandu darurat, tensimeter digital, hingga alat ukur antropometri untuk memantau tinggi dan berat badan siswa secara berkala.

Ketua Tim Pengabdian FK UMS, dr. Rochmadina Suci Bestari, M.Sc., menjelaskan bahwa intervensi ini sangat penting mengingat usia remaja merupakan fase krusial bagi tumbuh kembang fisik dan mental anak. Ia menekankan perlunya sistem pendukung yang berkelanjutan di sekolah untuk menjaga kesehatan fisik dan mental para siswa.

Tidak hanya melengkapi fasilitas fisik, tim juga menyelenggarakan pelatihan intensif bagi anggota Palang Merah Remaja (PMR) pada 2-3 September 2025. Pelatihan yang melibatkan dosen, mahasiswa, serta dokter spesialis dari FK UMS ini menyajikan sepuluh materi kesehatan mendasar secara interaktif, mulai dari manajemen UKS, gizi seimbang, kesehatan reproduksi, pencegahan penyalahgunaan NAPZA, teknik pertolongan pertama (P3K), hingga edukasi kesehatan mental untuk menekan kasus perundungan (bullying).

Sejumlah pakar kedokteran dihadirkan sebagai pemateri, di antaranya Dr. dr. Riandini Aisyah, M.Sc., dr. Sulistyani, Sp.N, dr. Iin Novita Nurhidayati Mahmuda, M.Sc., Sp.PD, dan dr. Busyra, M.Sc., Sp.FM. Untuk mengukur efektivitas program, para peserta juga mengikuti evaluasi berupa pre-test dan post-test guna memastikan materi yang didapat dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.