Universitas Teknologi Informasi (UIT) menerima kunjungan delegasi dari perusahaan kecerdasan buatan asal Australia, N2N AI, guna membahas arah kerja sama strategis dalam mempromosikan penelitian serta komersialisasi teknologi. Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh CEO N2N AI, David Nguyen, serta jajaran pimpinan dan peneliti UIT yang dipimpin oleh Wakil Rektor Assoc. Prof. Dr. Nguyen Luu Thuy Ngan.
Dalam diskusi tersebut, N2N AI memaparkan model bisnisnya yang berfungsi sebagai jembatan penghubung antara institusi akademis, sektor bisnis, investor, lembaga donor riset, serta program pendanaan pemerintah Australia. Fokus utama kemitraan ini diarahkan pada pengembangan sektor semikonduktor dan komputasi interkoneksi guna mendorong hasil riset agar dapat dijadikan produk praktis melalui dukungan teknis dan jaringan mitra global.
Kedua belah pihak secara mendalam membahas potensi kolaborasi pada bidang desain dan manufaktur chip, transfer teknologi, serta perlindungan kekayaan intelektual. UIT dan N2N AI menekankan pentingnya orientasi riset yang berbasis pada kebutuhan dunia nyata dan pasar internasional, bukan sekadar untuk pemenuhan kebutuhan akademis semata.
Selain sektor semikonduktor, pertemuan ini juga mengidentifikasi peluang kerja sama di berbagai bidang mutakhir lainnya. Beberapa di antaranya meliputi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk layanan kesehatan fisik dan mental, pertukaran data medis yang aman, teknologi Internet of Things (IoT), sensor pintar, sistem komunikasi drone, hingga teknologi pendukung perawatan lansia.
Pertemuan ditutup dengan kesepakatan kedua belah pihak untuk merumuskan program kerja sama yang lebih spesifik. Langkah nyata ini diharapkan dapat menghubungkan hasil riset kampus dengan ekosistem bisnis, memperluas jaringan internasional, serta membuka peluang bagi mahasiswa UIT untuk berpartisipasi langsung dalam proyek industri praktis.