Transformasi digital yang kian pesat memaksa pelaku usaha untuk beradaptasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) agar tetap relevan. Melihat tantangan tersebut, Salesforce meluncurkan serangkaian inovasi AI yang dirancang khusus untuk mendukung produktivitas sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia.

Sebagai penyedia solusi Customer Relationship Management (CRM) global, Salesforce menyoroti besarnya potensi pasar UKM di Indonesia yang berjumlah puluhan ribu entitas. Namun, keterbatasan sumber daya sering kali menjadi kendala utama dalam mengelola operasional yang kompleks. Kehadiran teknologi AI ini diharapkan mampu memangkas waktu kerja melalui otomatisasi tugas rutin, sehingga pemilik bisnis dapat lebih fokus pada strategi pengembangan yang bernilai tinggi.

Pembaruan ini disematkan langsung ke dalam Salesforce Suites—meliputi edisi Free, Starter, dan Pro—tanpa memerlukan konfigurasi rumit maupun biaya tambahan. Pengguna kini dapat memanfaatkan Agentic AI untuk merangkum data bisnis, menyusun komunikasi personal dengan pelanggan, hingga memperbarui alur kerja secara instan. Fitur 'Employee Agent' juga hadir sebagai asisten digital yang mampu memberikan konteks data melalui instruksi percakapan sederhana.

Vernon Cheo, Head of Emerging Small and Medium Business Salesforce ASEAN, menekankan bahwa teknologi ini memungkinkan UKM membangun keunggulan kompetitif tanpa harus melalui proses transformasi yang berat. "Ini adalah langkah strategis bagi UKM untuk mencapai dampak besar dengan efisiensi yang sebanding dengan perusahaan skala besar," ungkapnya.

Selain integrasi CRM, Salesforce turut memperkenalkan Slack CRM yang memungkinkan pelaku bisnis mengelola hubungan pelanggan langsung di dalam ekosistem kerja sehari-hari. Dengan sistem yang terhubung melalui platform Agentforce 360, perusahaan dapat memastikan bahwa data pelanggan tetap terlindungi dan tetap menjadi aset milik internal perusahaan tanpa perlu berpindah ke alat pihak ketiga. Langkah ini sekaligus menjamin standar keamanan dan kepercayaan yang ketat bagi para pengguna.