Kabupaten Paser sukses mematahkan anggapan sebagai daerah terpencil yang sulit dijangkau setelah berhasil menyelenggarakan ajang olahraga internasional, Paser International Table Tennis Championship (ITTC) 2026. Turnamen tenis meja bergengsi ini dihadiri oleh ratusan atlet, pelatih, serta ofisial dari puluhan klub nasional dan enam negara di kawasan Asia.

Bupati Paser, Fahmi Fadli, menyatakan bahwa kehadiran para delegasi dari Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, India, dan Kamboja membuktikan bahwa aksesibilitas wilayah tidak lagi menjadi penghalang. Saat menutup acara di GOR Sadurengas pada Minggu (27/7/2026), Fahmi menegaskan bahwa para peserta dapat bertanding dengan aman, nyaman, dan kondusif selama berada di Bumi Daya Taka.

Kompetisi yang diikuti oleh perwakilan dari 25 klub olahraga ini menjadi tonggak penting bagi Kabupaten Paser untuk memperluas jangkauan event di masa mendatang. Selain menjadi wadah peningkatan prestasi atlet, turnamen berskala internasional ini juga membuka ruang interaksi sosial-budaya yang positif antara masyarakat lokal dengan para tamu mancanegara.

Dalam sambutannya, Fahmi mengapresiasi perjuangan para atlet yang berhasil meraih podium juara, serta memberikan motivasi bagi peserta yang belum beruntung untuk terus mengasah kemampuan mereka. Pemerintah Kabupaten Paser pun berharap kesan positif selama turnamen ini akan membawa para delegasi kembali datang ke wilayah paling selatan Kalimantan Timur ini pada ajang olahraga berikutnya.

Kesuksesan penyelenggaraan ITTC 2026 ini kian memperkuat reputasi Kabupaten Paser sebagai destinasi potensial untuk pengembangan wisata olahraga (sport tourism). Langkah taktis ini diyakini mampu mendongkrak popularitas daerah sekaligus membangun kepercayaan publik internasional terhadap kesiapan infrastruktur olahraga lokal.