Permintaan global terhadap transisi energi bersih membawa dampak positif bagi industri teknologi ramah lingkungan asal China. Otoritas kepabeanan setempat melaporkan lonjakan ekspor produk teknologi hijau yang tumbuh hingga lebih dari sepertiga sepanjang semester pertama tahun ini.

Wakil Direktur Administrasi Umum Bea Cukai China, Wang Jun, mengungkapkan bahwa pengapalan baterai litium mencatatkan pertumbuhan sebesar 38 persen pada periode Januari hingga Juni. Pada saat yang sama, ekspor perangkat turbin angin juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Akselerasi ini tidak lepas dari pergeseran peta energi global menuju pembangunan rendah karbon. Menurut Wang, investasi dunia yang masif di sektor energi terbarukan kini kian selaras dengan kapasitas pasokan produk ramah lingkungan yang diproduksi oleh industri China.

Tren positif tersebut melanjutkan kinerja kuat pada kuartal pertama, ketika ekspor baterai litium sempat meroket hingga 50 persen secara tahunan. Tingginya minat dunia terhadap sumber energi alternatif ini juga dipicu oleh urgensi ketahanan energi global yang diperparah oleh ketidakstabilan pasokan akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.