Berbagai perguruan tinggi di Vietnam Selatan secara resmi telah merilis ambang batas jaminan kualitas minimum untuk penerimaan mahasiswa baru program studi kesehatan tahun 2026. Keputusan ini didasarkan pada hasil ujian kelulusan sekolah menengah atas (SMA) nasional, dengan jurusan Kedokteran dan Kedokteran Gigi tetap menjadi program dengan standar masuk tertinggi di hampir seluruh universitas.

Universitas Kedokteran Pham Ngoc Thach mencatat kenaikan ambang batas sebesar 0,5 hingga 1,5 poin dibandingkan tahun sebelumnya, dengan nilai batas untuk Kedokteran dan Kedokteran Gigi menyentuh angka 22,5 poin. Sementara itu, Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh serta Universitas Ilmu Kesehatan VNU-HCM menetapkan standar 23 poin dan 22 poin untuk program serupa. Kebijakan ini mencerminkan kompetisi yang semakin ketat bagi para calon mahasiswa yang meminati bidang medis.

Selain penyesuaian nilai, beberapa universitas mulai menerapkan inovasi dalam metode seleksi. Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh kini memberikan nilai bonus hingga 1,5 poin bagi kandidat yang memiliki sertifikat internasional seperti IELTS, TOEFL, atau SAT. Sementara itu, Universitas Ilmu Kesehatan VNU-HCM mengintegrasikan nilai tes bakat dengan bobot 50% dalam rumus perhitungan skor penerimaan total, sebuah langkah untuk meningkatkan kualitas akademis calon mahasiswa.

Perguruan tinggi lainnya seperti Universitas Kedokteran dan Farmasi Can Tho, Universitas Internasional Hong Bang, Universitas HUTECH, dan Universitas Nguyen Tat Thanh juga telah mengumumkan ambang batas yang serupa, dengan rentang nilai antara 15 hingga 22 poin. Variasi nilai ini bergantung pada spesifikasi program studi, mulai dari keperawatan, farmasi, hingga psikologi dan kesehatan masyarakat.

Para calon mahasiswa diharapkan untuk memperhatikan detail persyaratan khusus yang ditetapkan oleh masing-masing institusi. Dengan kuota penerimaan yang meningkat di beberapa universitas, seperti Pham Ngoc Thach yang akan menampung lebih dari 2.100 mahasiswa, para pendaftar kini memiliki peluang lebih luas untuk bersaing masuk ke jenjang pendidikan tinggi kesehatan di kawasan tersebut.