Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di Kota Gunungsitoli, Kepulauan Nias. Langkah ini diambil setelah kota tersebut sukses memenuhi target Universal Health Coverage (UHC) sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan bahwa Gunungsitoli merupakan satu dari lima wilayah prioritas di Sumut yang berhasil memenuhi kriteria UHC. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh jajaran terkait untuk tidak cepat berpuas diri dan terus membenahi mutu fasilitas pelayanan kesehatan setempat.

Merujuk pada data Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Gunungsitoli telah menyentuh angka 99,54 persen atau mencakup sekitar 138.144 jiwa. Dari jumlah tersebut, keaktifan kepesertaan telah mencapai 92,29 persen atau setara dengan 128.082 jiwa dari total populasi daerah tersebut.

Salah satu wujud kemudahan layanan kesehatan di Sumut saat ini adalah akses pengobatan gratis yang cukup menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Program ini awalnya dirintis oleh Bobby Nasution saat menjabat sebagai Wali Kota Medan, dan kini diperluas ke seluruh wilayah Sumatera Utara sejak ia menjabat sebagai Gubernur.

Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan Pemprov Sumut terhadap pembangunan kesehatan di Kepulauan Nias. Menurutnya, program berobat gratis dengan KTP ini membawa harapan besar dan disambut sangat baik oleh masyarakat Gunungsitoli.