Menghadapi pergeseran tren industri perhotelan yang semakin dinamis, Rooms Inc Hotel Semarang melakukan langkah strategis melalui diversifikasi layanan. Perusahaan kini tidak lagi sekadar mengandalkan pendapatan dari okupansi kamar, melainkan bertransformasi menjadi pusat gaya hidup dan kebugaran bagi masyarakat serta wisatawan.

General Manager Rooms Inc Hotel Semarang, Kusnadi, menegaskan bahwa perubahan pola pikir tamu menjadi landasan utama inovasi ini. Hotel kini difungsikan sebagai ruang kolaboratif untuk bekerja, bersosialisasi, hingga menikmati hiburan serta aktivitas kesehatan. Langkah ini terbukti efektif menjaga performa bisnis, dengan catatan pertumbuhan kinerja sebesar 20 persen pada semester pertama tahun ini dibandingkan periode serupa tahun lalu.

Berbagai inisiatif baru telah diimplementasikan, mulai dari peluncuran produk Curato, revitalisasi area Garden dengan sajian musik live, hingga penyediaan kelas yoga dan workshop komunitas. Ke depan, pihak hotel berencana memperluas cakupan layanan kebugaran melalui penyediaan kelas pilates. Selain itu, penguatan kuliner lokal khas Semarang turut diangkat sebagai daya tarik unik untuk memberikan pengalaman autentik bagi para pengunjung.

Strategi diversifikasi pasar ini juga menjadi penyelamat di tengah menurunnya permintaan pada segmen MICE akibat efisiensi anggaran pemerintah. Saat ini, kontribusi sektor pemerintahan hanya menyumbang 3 hingga 5 persen dari total pendapatan. Dengan menyasar segmen korporasi, perbankan, dan masyarakat umum, tingkat okupansi hotel mampu terjaga stabil di angka 80 persen pada hari kerja dan mencapai 88 persen selama periode libur sekolah.

Dengan target pendapatan area Garden yang mencapai Rp6 juta per hari, Rooms Inc bertekad untuk terus menghadirkan konsep-konsep segar yang relevan dengan kebutuhan pasar. Komitmen ini bertujuan agar hotel tetap mampu bersaing dan memberikan pengalaman baru yang bernilai tambah bagi setiap pengunjungnya di masa depan.