Langkah Cristiano Ronaldo dalam panggung Piala Dunia resmi terhenti dengan cara yang cukup menyakitkan. Kekalahan tipis 0-1 Portugal atas Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Amerika Serikat, pada Selasa (7/7/2026), menjadi tanda berakhirnya kiprah sang kapten di turnamen sepak bola paling akbar tersebut.
Gol penentu kemenangan Spanyol yang dicetak oleh Mikel Merino di masa injury time babak kedua tidak hanya memulangkan Portugal, tetapi juga mengubur ambisi Ronaldo untuk melaju lebih jauh di ajang yang ia konfirmasi sebagai penampilan terakhirnya. Meskipun tampil penuh selama 90 menit, ketajaman penyerang berusia 41 tahun tersebut gagal menembus disiplin lini pertahanan Spanyol.
Selain eliminasi tersebut, statistik pasca-pertandingan menghadirkan catatan buruk bagi karier megabintang ini. Kekalahan tersebut menjadikan Ronaldo sebagai pemilik rekor kekalahan terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Dengan total 27 penampilan sepanjang enam edisi turnamen, ia telah merasakan delapan kali kekalahan, menyamai perolehan statistik dari sejumlah nama seperti Matthew Leckie, Hong Myung-bo, Son Heung-min, dan Antonio Carbajal.
Terlepas dari catatan pahit tersebut, kiprah panjang Ronaldo di Piala Dunia tetap meninggalkan warisan statistik yang impresif. Selama enam edisi berpartisipasi, ia mencatatkan 12 kemenangan dan 7 hasil imbang, serta menorehkan 11 gol dan dua assist. Ia juga masih memegang rekor sebagai satu-satunya pemain yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda serta menyandang status sebagai pencetak gol tertua kedua dalam sejarah turnamen pada usia 41 tahun 147 hari.
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai masa depan Ronaldo di level internasional. Meski telah menutup bab Piala Dunia bagi kariernya, sang penyerang Al Nassr tersebut belum memberikan pernyataan resmi apakah ia akan tetap melanjutkan pengabdiannya bersama Timnas Portugal atau memilih untuk pensiun sepenuhnya dari sepak bola internasional.