Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) secara resmi menerima dokumen Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) untuk periode 2025–2029 pada Rabu (8/7/2026). Dokumen krusial ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BP Tapera dengan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) serta Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas (PIKKC) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Langkah ini diambil sebagai respons proaktif terhadap perubahan dinamika regulasi, khususnya pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 96/PUU-XXII/2024 yang mengubah skema kepesertaan Tapera dari wajib menjadi sukarela. Pergeseran model bisnis ini menuntut sistem informasi yang lebih adaptif, modular, dan berbasis kebijakan yang kokoh.

Penyusunan RSTI ini mengadopsi kerangka kerja TOGAF ADM untuk menciptakan arsitektur yang mencakup aspek bisnis, data, aplikasi, hingga infrastruktur teknologi. Salah satu terobosan signifikan adalah penerapan Enterprise Data Platform yang menyatukan 23 basis data terfragmentasi ke dalam satu sistem terstandardisasi. Selain itu, BP Tapera kini dilengkapi dengan fitur Smart Ledger untuk memantau setoran mandiri serta teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk penilaian kredit bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak memiliki slip gaji formal.

Dari sisi operasional, BP Tapera akan mengintegrasikan layanannya melalui platform rumah.go.id sebagai pintu utama. Infrastruktur teknologi juga diperkuat dengan migrasi ke model Active-Active di pusat data, serta penerapan prinsip Zero-Trust Architecture untuk menjamin keamanan data pribadi sesuai dengan regulasi yang berlaku. Keamanan siber akan diperketat melalui enkripsi AES-256, Multi-Factor Authentication (MFA), dan segmentasi jaringan mikro.

Implementasi cetak biru ini akan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase hingga tahun 2029. ITB menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi BP Tapera dalam memastikan transformasi digital ini berjalan optimal. Diharapkan, pembaruan sistem ini tidak hanya meningkatkan transparansi dan efisiensi penyaluran pembiayaan perumahan, tetapi juga memperkuat posisi BP Tapera sebagai pengelola dana perumahan yang tepercaya bagi masyarakat Indonesia.