Kontingen panjat tebing Indonesia menunjukkan performa impresif dalam ajang World Climbing Series yang diselenggarakan di Chamonix, Prancis, Jumat (10/7/2026). Tiga atlet putra kebanggaan Tanah Air, yakni Veddriq Leonardo, Aditya Tri Syahria, dan Antasyafi Robby Al Hilmi, berhasil mengamankan posisi untuk melaju ke babak final 16 besar kategori speed.

Berdasarkan data resmi dari International Federation of Sport Climbing (IFSC), Veddriq Leonardo tampil konsisten dengan mencatatkan waktu terbaik 4,86 detik di lintasan A dan 4,899 detik di lintasan B, yang menempatkannya di peringkat keenam kualifikasi. Sementara itu, Aditya Tri Syahria membuntuti di peringkat ketujuh dengan catatan waktu 4,683 detik pada lintasan A serta 6,948 detik di lintasan B.

Atlet lainnya, Antasyafi Robby Al Hilmi, juga menunjukkan ketangkasan yang mumpuni dengan menduduki peringkat kesembilan. Antasyafi berhasil mencatatkan waktu 4,893 detik di lintasan B dan 4,905 detik di lintasan A, yang memastikan dirinya bergabung dalam jajaran 16 besar yang akan bertanding di putaran final.

Kendati demikian, hasil gemilang ketiga atlet tersebut tidak berhasil diikuti oleh rekan setimnya, Raharjati Nursamsa, yang belum mampu menembus babak kualifikasi. Keberhasilan ketiga atlet ini diharapkan menjadi modal positif bagi Indonesia untuk meraih prestasi puncak dalam kompetisi panjat tebing internasional tersebut.