Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, memberikan perhatian serius terhadap kemunduran signifikan yang dialami oleh para pelaku usaha di kalangan Nahdlatul Ulama (NU) selama dua dekade terakhir. Ia menilai sektor perekonomian warga Nahdliyin terus mengalami penurunan daya saing yang cukup memprihatinkan.

Cak Imin menjelaskan bahwa meskipun NU memiliki basis massa yang sangat besar dan solid, potensi ekonomi tersebut belum tergarap secara optimal. Banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari kalangan Nahdliyin yang berguguran akibat minimnya akses terhadap permodalan modern, kurangnya pendampingan bisnis yang berkelanjutan, serta ketatnya persaingan pasar di era digital saat ini.

Untuk mengatasi persoalan ini, ia mendorong adanya langkah konkret dan sinergi yang lebih erat antara pemerintah, lembaga keuangan, dan organisasi kemasyarakatan. Upaya rekonstruksi ekosistem bisnis dinilai sangat krusial, tidak hanya demi kesejahteraan warga NU, melainkan juga untuk memperkuat fondasi dan stabilitas ekonomi nasional secara keseluruhan.