Kamar Dagang dan Industri Vietnam (VCCI) secara resmi mengusulkan perombakan struktur pasar listrik nasional dengan memisahkan unit pengelola jaringan transmisi dari entitas bisnis penjualan ritel. Langkah ini dipandang krusial untuk mengakhiri dominasi monopoli badan usaha milik negara (BUMN) yang saat ini memegang kendali penuh atas infrastruktur distribusi sekaligus layanan ritel kepada konsumen.

Dalam tinjauannya terhadap draf desain pasar listrik yang kompetitif, VCCI menekankan bahwa tanpa pemisahan fungsi, perusahaan swasta akan sulit bersaing di pasar yang sehat. Monopoli alami pada jaringan distribusi dikhawatirkan menghambat akses informasi dan operasional yang setara bagi pemain baru, sehingga transparansi dalam pengelolaan aset jaringan menjadi syarat mutlak bagi terciptanya keadilan pasar.

Selain restrukturisasi kelembagaan, VCCI menyoroti pentingnya digitalisasi layanan bagi pelanggan. Proses peralihan antarpenyedia listrik diharapkan dapat dilakukan secara daring melalui basis data terintegrasi guna memangkas birokrasi. Hal ini dianggap sebagai kunci untuk memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha manufaktur dalam menentukan mitra penyedia energi yang paling kompetitif dan efisien.

Terkait regulasi keuangan, VCCI mengusulkan skema jaminan yang lebih fleksibel bagi para pengecer listrik. Alih-alih hanya mengandalkan deposito tunai yang membebani arus kas, pelaku bisnis diharapkan dapat menggunakan jaminan bank atau asuransi komersial sebagai bentuk mitigasi risiko. Fleksibilitas ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investor swasta untuk terjun ke sektor kelistrikan.

Lebih lanjut, VCCI juga mendesak agar pemerintah segera mengintegrasikan mekanisme akses energi hijau ke dalam desain pasar listrik ritel. Dengan meningkatnya kebutuhan industri global akan sertifikasi ESG dan standar emisi rendah, penyediaan akses listrik berbasis energi terbarukan melalui mekanisme yang transparan serta mendukung model inovasi seperti Pembangkit Listrik Virtual (VPP) menjadi agenda prioritas yang tidak dapat ditunda.