Pelantikan Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW Pergunu) Provinsi Lampung masa khidmat 2026-2031 di Aula K FKIP Universitas Lampung, Senin (10/8/2026), menjadi momentum krusial bagi transformasi dunia pendidikan di daerah tersebut. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), para pendidik kini dituntut tidak hanya adaptif terhadap perubahan zaman, melainkan juga tetap kokoh menjaga keteladanan moral dan akhlak peserta didik.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Ahmad Syafiuddin, yang hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Bandar Lampung, Erwinto, menekankan pentingnya penguatan profesionalitas dan integritas guru. Menurutnya, peran pendidik dewasa ini jauh melampaui sekadar transfer pengetahuan di ruang kelas. Guru harus mampu menjadi figur teladan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masa depan moral generasi muda.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mendorong anggota Pergunu untuk terus meningkatkan kapasitas diri, khususnya dalam menguasai teknologi digital dan AI. Pemerintah Provinsi Lampung bahkan membuka ruang kolaborasi untuk menyelenggarakan program pelatihan AI bagi para guru. Jihan juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memperjuangkan hak-hak tenaga pendidik, termasuk kesejahteraan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pergunu, Asep Saifuddin Chalim, mengingatkan bahwa dedikasi sebagai pendidik memerlukan kesabaran dan keistikamahan yang tinggi. Ia berpesan agar para guru memberikan perhatian secara adil dan menyeluruh kepada semua murid tanpa membeda-bedakan kemampuan akademis mereka, sebab setiap anak memiliki potensi unik untuk meraih keberhasilan.
Di bawah kepemimpinan Dr. Ihsan Mustofa, M.Pd.I. selaku ketua terpilih, PW Pergunu Lampung diharapkan mampu membangun kemitraan strategis yang lebih erat dengan pemerintah, Kemenag, serta berbagai lembaga pendidikan. Kolaborasi ini ditargetkan dapat melahirkan ekosistem pendidikan yang melahirkan guru-guru profesional, humanis, berintegritas, dan berkarakter kuat di Bumi Ruwa Jurai.