Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) resmi meluncurkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) secara serentak di 10 wilayah di Indonesia. Peresmian pusat inovasi yang dipusatkan di BSD City, Tangerang Selatan ini bertujuan untuk menjembatani talenta serta pelaku startup lokal di berbagai daerah agar dapat terhubung langsung dengan ekosistem teknologi, permodalan, dan pasar internasional.
Jejaring hub perdana ini tersebar di sepuluh wilayah strategis, meliputi Jakarta, Batam, Medan, Bandung, Malang, Makassar, Papua, Yogyakarta, Aceh, dan Surabaya. Melalui kehadiran GSIH, pemerintah berkomitmen untuk mengikis kesenjangan inovasi digital yang selama ini cenderung terpusat di kota-kota besar, sekaligus memberikan ruang inkubasi dan pendampingan bagi talenta daerah.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa pemerataan akses ekosistem jauh lebih penting daripada sekadar konektivitas fisik. Melalui program ini, anak muda di berbagai penjuru tanah air diharapkan memiliki peluang setara untuk mengembangkan inovasi mereka dan mendapatkan akses pendanaan dari investor global tanpa harus berpindah ke pusat kota.
Dalam jangka panjang, Kemenkomdigi menargetkan pengembangan jaringan Garuda Spark hingga menjangkau 500 titik di seluruh Indonesia, dengan penambahan terdekat sebanyak 20 titik baru pada tahun 2026. Langkah strategis ini direalisasikan lewat kolaborasi erat dengan sejumlah mitra industri, seperti Sinar Mas Land, Indosat Ooredoo Hutchison, Ericsson, dan Nongsa Digital Park guna membangun kemandirian digital nasional.