Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Tri Tito Karnavian, memberikan arahan strategis kepada para generasi muda di Tana Toraja untuk mulai membenahi kualitas diri dalam menghadapi tantangan masa depan. Dalam kunjungannya ke Pasar Seni Makale, Sulawesi Selatan, Selasa (7/7/2026), ia menegaskan bahwa persaingan global pada tahun 2045 tidak lagi hanya melibatkan sesama manusia, melainkan juga menuntut kemampuan beradaptasi dengan disrupsi teknologi yang masif.

Tri Tito Karnavian secara khusus menyoroti pentingnya mengubah pola pikir pemuda agar tidak terjebak pada batasan geografis. Menurutnya, pemuda Indonesia harus berani memperluas cakrawala dengan mencari peluang pendidikan dan berkarya hingga ke luar negeri, sembari tetap menjaga integritas serta kejujuran dalam setiap profesi yang ditekuni.

Lebih lanjut, ia mendorong para remaja untuk tidak terpaku pada definisi kesuksesan yang sempit, seperti pekerjaan formal saja. Pengembangan kompetensi melalui pendidikan maupun bakat pribadi dinilai sebagai kunci utama agar pemuda tidak tergeser oleh otomasi teknologi di masa depan. Ia juga mengingatkan agar generasi muda waspada terhadap ancaman sosial seperti bahaya narkoba dan jeratan pinjaman online.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah turut memberikan dukungan nyata bagi dunia pendidikan. Bantuan berupa paket alat olahraga disalurkan kepada tiga SMA, serta pemberian dokumen KTP-el secara simbolis bagi sepuluh siswa, sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan dan kesadaran hukum bagi generasi penerus bangsa.