Jakarta — Lanskap politik nasional dalam sepekan terakhir diramaikan oleh beragam kebijakan strategis pemerintah yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Isu-isu yang mencuat meliputi kebijakan penurunan potongan komisi platform ojek online (ojol) menjadi 8 persen, penunjukan pimpinan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), serta penjelasan Kementerian Pertahanan mengenai kewajiban latihan dasar militer (latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Merah Putih.

Salah satu isu yang paling menyita perhatian publik adalah kesepakatan antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dan Grab Indonesia untuk memangkas potongan komisi aplikasi bagi pengemudi ojol menjadi hanya 8 persen. Kebijakan yang akan berlaku efektif mulai 1 Juli 2026 ini merupakan buah dari serangkaian pembahasan intensif bersama DPR RI. Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret untuk meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan para mitra pengemudi yang selama ini mengeluhkan besarnya potongan komisi platform.

Di ranah ketenagakerjaan, pemerintah mengambil langkah antisipatif dengan membentuk Satgas Mitigasi PHK yang dipimpin langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Pembentukan satgas ini merupakan respons terhadap potensi meningkatnya gelombang pemutusan hubungan kerja di berbagai sektor industri. Melalui satgas tersebut, koordinasi lintas kementerian diharapkan dapat berjalan lebih efektif guna menjaga stabilitas ketenagakerjaan secara nasional.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmennya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program unggulan pemerintahannya. Kepala negara menyatakan bahwa program tersebut memiliki peran krusial dalam menekan angka kelaparan serta memastikan tercukupinya kebutuhan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Isu lain yang turut mengundang perhatian luas adalah penjelasan Kementerian Pertahanan terkait kewajiban calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) untuk mengikuti latsarmil. Pihak Kemhan menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menanamkan karakter kepemimpinan, kedisiplinan, semangat kebangsaan, serta kemampuan bekerja secara terorganisasi. Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya pembinaan sumber daya manusia agar mampu mengelola koperasi secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Selain keempat isu tersebut, dunia maya juga sempat diramaikan oleh viralnya video seorang ajudan yang mendampingi perwira tinggi TNI AD dalam ajang Mandiri Jogja Marathon 2026. Menanggapi perbincangan yang meluas di media sosial, pihak TNI Angkatan Darat memberikan klarifikasi resmi mengenai tugas serta peran ajudan dalam kegiatan tersebut.

Kelima isu politik nasional ini mencerminkan dinamika kebijakan pemerintah yang menyentuh berbagai sektor strategis, mulai dari pertahanan, ekonomi digital, ketenagakerjaan, ketahanan pangan, hingga kesejahteraan masyarakat secara luas. Perkembangan dari masing-masing kebijakan ini akan terus menjadi sorotan publik dalam pekan-pekan mendatang.