Di tengah ketatnya persaingan global antarperguruan tinggi dalam memperebutkan talenta dan reputasi akademik, kolaborasi kini dinilai lebih krusial dibanding sekadar berkompetisi. Semangat inilah yang melandasi Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar untuk mendorong transformasi institusional melalui kemitraan strategis.

Gagasan tersebut dibahas secara mendalam dalam Kuliah Tamu Internasional bertajuk "Transformasi Pendidikan Tinggi dan Perubahan Sosial: Dari Kompetisi Menuju Koopetisi." Acara yang berlangsung di Aula Teater I-GIFt Kampus Unismuh Makassar pada Senin (10/8/2026) ini menghadirkan perspektif baru mengenai pentingnya sinergi antarkampus, belajar dari keberhasilan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dalam membangun jejaring global.

Melalui konsep "koopetisi"—gabungan antara kooperasi dan kompetisi—perguruan tinggi diharapkan tidak hanya fokus pada rivalitas, melainkan saling berbagi sumber daya penelitian dan inovasi. Langkah kolaboratif ini diyakini mampu mempercepat peningkatan mutu akademik sekaligus memperkokoh posisi universitas di kancah internasional.