Satelit pengorbit Bulan pertama milik Korea Selatan, Danuri, sukses mengabadikan pemandangan langka sebelum dan sesudah area permukaan Bulan dihantam oleh sisa roket misterius. Keberhasilan ini memberikan gambaran visual yang jelas mengenai dampak tabrakan sampah antariksa terhadap benda langit.
Objek yang menabrak Bulan pada Maret 2022 tersebut diidentifikasi sebagai bagian dari roket pendorong bekas yang menciptakan kawah ganda unik di sisi jauh Bulan. Danuri, yang dilengkapi dengan kamera bersensitivitas tinggi, berhasil menangkap perbedaan topografi area tersebut secara detail sebelum dan setelah hantaman terjadi.
Misi Danuri, yang juga dikenal sebagai Korea Pathfinder Lunar Orbiter (KPLO), terus memberikan kontribusi signifikan bagi sains antariksa global. Pengamatan ini membantu para ilmuwan memahami perilaku material saat terjadi benturan berkecepatan tinggi di lingkungan tanpa atmosfer seperti Bulan.