Dalam rangka memperingati hari suci Tumpek Krulut, Pemerintah Kabupaten Buleleng mengerahkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di wilayahnya untuk menyediakan pemeriksaan kesehatan secara gratis pada Sabtu (1/8). Langkah ini diambil sebagai upaya nyata memperluas akses layanan medis sekaligus mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mereka sejak dini.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Bali yang membawa misi memuliakan manusia. Seluruh jaringan layanan kesehatan, mulai dari rumah sakit milik pemerintah maupun swasta, puskesmas, hingga klinik pratama di seluruh Buleleng, dipastikan berpartisipasi penuh dalam menyukseskan program ini.
Masyarakat dapat mengakses layanan ini dengan sangat mudah. Dr. Sucipto menegaskan bahwa pemeriksaan gratis tersebut terbuka bagi seluruh lapisan warga, baik pemegang kartu kepesertaan BPJS Kesehatan maupun non-BPJS, tanpa perlu melewati proses administrasi yang rumit. Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan indikasi medis yang memerlukan penanganan lanjutan, pasien akan dirujuk sesuai dengan prosedur rujukan yang berlaku.
Melalui momentum ini, Dinas Kesehatan Buleleng juga mengampanyekan pentingnya upaya promotif dan preventif. Warga diimbau untuk tidak menanti datangnya gejala penyakit sebelum memeriksakan diri. Deteksi dini diharapkan mampu meminimalkan risiko keparahan penyakit, sehingga dapat menciptakan masyarakat Buleleng yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.