Tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah nyata dalam meningkatkan kesehatan masyarakat pedesaan. Mereka menyelenggarakan program pemeriksaan gigi gratis serta pemasangan gigi tiruan bagi para buruh pemetik teh di kawasan perkebunan teh Pagilaran, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Hingga akhir Juni lalu, tercatat sebanyak 43 warga lokal telah menerima bantuan pemasangan gigi tiruan, sementara lebih dari 100 orang mendapatkan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut secara komprehensif. Program kemanusiaan ini dirancang secara berkelanjutan dengan melakukan empat kali kunjungan layanan medis sepanjang tahun lalu demi memastikan penanganan yang optimal.

Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM FKG UGM, drg. Heribertus Dedy Kusuma Yulianto, mengungkapkan bahwa inisiatif ini bermula dari riset lapangan. Melihat tingginya kebutuhan perawatan gigi masyarakat di sekitar unit usaha PT Pagilaran, FKG UGM kemudian berkolaborasi dengan mengintegrasikan program pengabdian masyarakat ini bersama kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa.

Tak hanya memberikan layanan medis langsung, program ini juga menghidupkan kembali balai kesehatan setempat yang telah lama terbengkalai. Ketua Tim Pengabdian FKG UGM, drg. Lisdrianto Hanindriyo, menambahkan bahwa pihaknya turut melatih 27 kader kesehatan lokal. Para kader ini dibekali kemampuan mendeteksi dini masalah gigi dasar agar dapat mendampingi warga di tingkat RT serta Posyandu secara mandiri.

Sinergi ini dinilai sebagai wujud nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menyatukan dunia akademis, industri, dan masyarakat. Direktur Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Dr. dr. Rustamaji, berharap program ini dapat terus memberikan dampak sosial yang signifikan serta menjadi wujud kehadiran nyata UGM di tengah-tengah masyarakat.