Pasar Ciluar di Kabupaten Bogor mendadak riuh dan padat pada Senin (18/8/2026). Ratusan warga bersama para pedagang berkumpul bukan untuk berbelanja kebutuhan pokok, melainkan untuk menyaksikan puncak acara Grand Final Ciluar Idol, sebuah ajang pencarian bakat menyanyi lokal yang berhasil memikat perhatian publik sejak bergulir pada 10 Agustus lalu.

Dalam kompetisi yang berlangsung meriah tersebut, Astriya keluar sebagai Juara 1 setelah menyisihkan para pesaing tangguh lainnya. Posisi kedua diraih oleh Uci Sanusi, disusul M. Sholah di peringkat ketiga. Sementara itu, gelar juara harapan masing-masing disematkan kepada Abai sebagai Harapan 1, Rosa sebagai Harapan 2, dan Neng Ningrum sebagai Harapan 3.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, antusiasme luar biasa dari masyarakat membuktikan bahwa pasar tradisional memiliki fungsi strategis yang lebih luas, yakni sebagai ruang interaksi sosial dan pengembangan potensi kreatif warga, bukan sekadar pusat transaksi ekonomi semata.

Kepala Cabang Pasar Ciluar, Dedi Hermawan, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi jembatan untuk mempererat sinergi antara pengelola, pedagang, dan masyarakat luas. Ia menilai respon positif yang konsisten dari awal penyisihan hingga malam final menjadi bukti nyata bahwa pasar tradisional dapat bertransformasi menjadi wadah kreativitas yang inklusif.

Dukungan serupa juga datang dari pihak pedagang yang diwakili oleh H. Idi dari Paguyuban Pedagang Pasar Ciluar. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran Ciluar Idol membawa atmosfer baru yang lebih segar dan meningkatkan keramaian pasar, sehingga berdampak positif bagi ekosistem perdagangan di sana.

Sang jawara, Astriya, mengungkapkan rasa syukur dan ketidakpercayaannya atas pencapaian tersebut serta berharap ajang serupa terus berlanjut. Melalui kesuksesan Ciluar Idol, Pasar Ciluar membuktikan perannya sebagai ruang publik yang dinamis, memadukan aspek ekonomi dengan geliat seni dan sosial kemasyarakatan.