Sebuah inovasi teknologi karya mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil membawa perubahan signifikan bagi sektor pertanian tembakau sekaligus meraih apresiasi di tingkat nasional. Ishmatu Aulia Rizky Kirana, mahasiswa Departemen Teknik Instrumentasi ITS, sukses menyabet Juara 3 Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional tingkat Diploma berkat alat pengering tembakau otomatis bernama AutoDry Boost.

Alat ini dikembangkan berdasarkan keresahan para petani tembakau di Desa Sumberagung, Kabupaten Tuban. Selama ini, mereka masih mengandalkan metode penjemuran konvensional di bawah terik matahari yang memakan waktu hingga 12 hari. Ketergantungan pada cuaca yang tidak menentu kerap menurunkan kualitas tembakau dan memicu kerugian finansial hingga 30 persen bagi petani lokal.

AutoDry Boost hadir sebagai solusi modern dengan menerapkan teknologi pengeringan udara panas (hot air drying) berbasis sistem kontrol otomatis. Perangkat ini dirancang dengan blower pemanas, kotak panel kontrol, dan tiga unit kipas pembuang (exhaust fan). Suhu di dalam ruang pengering berkapasitas 100 kilogram ini dijaga stabil pada kisaran 69 hingga 71 derajat Celsius menggunakan sensor suhu RTD PT-100 demi menjaga kualitas daun tembakau.

Teknologi ini juga dilengkapi sensor beban (load cell) guna mendeteksi penurunan berat tembakau untuk memperkirakan kadar air ideal secara real-time. Dengan sistem ini, proses pengeringan yang biasanya membutuhkan waktu sepekan dapat dipangkas menjadi hanya dua hingga tiga jam saja. Selain efisien, alat ini mampu menekan biaya operasional hingga 54,8 persen dan meningkatkan kapasitas produksi musiman dari 1,5 ton menjadi 4 ton.

Meski memiliki potensi besar, Aulia mengakui bahwa tantangan adopsi teknologi di tingkat petani masih ada, terutama terkait modal awal dan ketergantungan pada energi fosil. Sebagai solusi jangka panjang, timnya merencanakan transisi ke energi terbarukan pada tahun 2026 serta melakukan replikasi massal ke berbagai sentra pertanian di Indonesia hingga tahun 2028 mendatang.