JAKARTA — PT Multi Medika Internasional Tbk (IDX: MMIX) menggelar Paparan Publik (Public Expose) Tahunan 2026 di Jakarta Barat pada Kamis, 26 Juni 2026. Dalam agenda tersebut, manajemen perseroan menyampaikan capaian kinerja operasional dan keuangan sepanjang tahun buku 2025, sekaligus membentangkan peta jalan pertumbuhan bisnis untuk tahun 2026 dan periode mendatang.
Salah satu sorotan utama yang disampaikan manajemen adalah percepatan pembangunan fasilitas produksi popok di Tangerang. Proyek ini dikerjakan melalui perusahaan patungan PT Multi Nice Paper Indonesia (MNPI), hasil kolaborasi strategis dengan Fujian Nice Paper asal Tiongkok. Fasilitas tersebut dirancang dengan kapasitas produksi masif, yakni mampu menghasilkan hingga 900 popok per menit atau setara 1,8 miliar popok dalam satu tahun.
Langkah agresif ini menjadi bagian dari upaya MMIX mengukuhkan posisinya di sektor personal care sebagai produsen sekaligus distributor utama popok bayi. Selain itu, ekspansi ke ranah manufaktur ini juga merupakan strategi diversifikasi portofolio yang selama ini bertumpu pada bisnis distribusi ritel dan lisensi Kekayaan Intelektual (IP).
Di tengah dinamika pasar yang terus bergerak, perseroan menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengembangan produk dan meningkatkan efisiensi operasional. Fokus tersebut diyakini menjadi kunci untuk mendorong pembalikan kinerja (turnaround) yang positif serta memberikan nilai tambah optimal bagi para pemegang saham.
Mengky Mangarek selaku CEO dan Founder MMIX menegaskan bahwa pembangunan fasilitas produksi popok merupakan langkah krusial dalam memperkuat fondasi bisnis perusahaan. "Komitmen kami tidak hanya menghadirkan produk berkualitas tinggi bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya dalam paparan tersebut.
Materi paparan publik secara lengkap dapat diakses oleh publik melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia maupun kanal komunikasi resmi perseroan. Langkah transparansi ini menunjukkan keseriusan MMIX dalam menjaga keterbukaan informasi kepada investor dan seluruh pemangku kepentingan.