Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Situbondo, Zeiniye, menyatakan bahwa PPP di daerahnya kini menjadi barometer politik tidak hanya di tingkat Provinsi Jawa Timur, tetapi juga di kancah nasional. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menggelar konsolidasi kader di Situbondo, Jumat.

Menyambut usia ke-53 tahun partai berlambang Ka'bah ini, Zeiniye menekankan perlunya melakukan refleksi mendalam atas perjalanan PPP di berbagai level, mulai dari nasional hingga kabupaten/kota. Ia mengajak seluruh kader untuk memperkuat barisan guna menghadapi tantangan politik ke depan.

Sebagai bentuk renyata setelah kegagalan dalam Pemilu 2024, di mana PPP Situbondo tidak berhasil melampaui ambang batas parlemen dengan perolehan suara di bawah empat persen, fokus utama partai saat ini adalah merawat basis massa di tingkat akar rumput. Strategi ini menjadi kunci untuk bangkit dan kembali berkompetisi secara efektif.

Langkah konkret yang diambil adalah dengan mengadakan Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD). Peserta latihan ini tidak terbatas pada struktur Pengurus Anak Cabang (PAC), tetapi juga melibatkan anak-anak muda yang melek teknologi. Hal ini menunjukkan kesadaran PPP akan pentingnya momentum bonus demografi.

Dalam rangka memperluas basis pendukung, PPP Situbondo mulai melebarkan sayapnya untuk menyasar kelompok milenial dan generasi Z. Zeiniye berharap, melalui pendekatan ini, visi, misi, serta program perjuangan partai dapat tersampaikan dengan efektif hingga ke tingkat paling bawah.

Ke depannya, Zeiniye menargetkan peningkatan jumlah perwakilan di DPRD Situbondo dari sembilan kursi. Ia menegaskan dalam politik, kualitas kader harus beriringan dengan kuantitas perolehan suara. "Kuantitas bukan satu-satunya ukuran, tetapi juga menjadi target bagi kami," pungkas Zeiniye.