KAJEN - Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis Bhayangkara Cup 2026 resmi digelar di Gedung Olahraga Badminton Wicaksana Leghawa Polsek Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Polres Pekalongan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 tersebut mendapat apresiasi dari Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman.
Turnamen ini menjadi salah satu upaya memperkuat pembinaan olahraga, khususnya bulutangkis, di tingkat daerah. Selain menjadi arena kompetisi, kegiatan tersebut juga dipandang sebagai sarana menjaring atlet-atlet muda potensial yang kelak dapat membawa nama Kabupaten Pekalongan ke jenjang lebih tinggi.
Pembukaan kejuaraan turut diwarnai pertandingan ekshibisi yang melibatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, serta sejumlah lembaga di Kabupaten Pekalongan. Laga persahabatan itu menjadi simbol kebersamaan sekaligus penguatan sinergi antarinstansi.
Dalam pertandingan ekshibisi tersebut, Polres Pekalongan berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati PDAM Tirta Kajen, sedangkan Pengadilan Agama Kabupaten Pekalongan menempati peringkat ketiga.
Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Pekalongan yang dinilai ikut mendorong kemajuan olahraga daerah. Menurutnya, pembinaan atlet tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan bersama dari pemerintah daerah, aparat, organisasi olahraga, sekolah, hingga masyarakat.
“Ini adalah bentuk silaturahmi dan komunikasi Forkopimda yang luar biasa, diinisiasi langsung oleh Pak Kapolres melalui kejuaraan bulutangkis. Kami sepakat bahwa pembinaan olahraga, khususnya bulutangkis yang menjadi salah satu andalan daerah, harus mulai dioptimalkan secara menyeluruh demi menumbuhkan bibit-bibit baru yang siap membawa nama baik Kabupaten Pekalongan ke level provinsi dan seterusnya,” ujar Sukirman.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menjelaskan bahwa Bhayangkara Cup tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat. Ajang tahunan tersebut dirancang sebagai ruang kompetisi sekaligus pembinaan bagi calon atlet, terutama dari kelompok usia anak-anak dan remaja.
Kejuaraan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 26-28 Juni 2026. Sebanyak 73 peserta ambil bagian, dengan mayoritas berasal dari kalangan atlet muda. Penekanan pada kategori usia dini dan remaja dilakukan untuk membangun kesiapan mental, fisik, serta pengalaman bertanding sejak awal.
“Kegiatan Kejurkab Bulutangkis ini merupakan turnamen tahunan yang rutin kami selenggarakan dalam rangka Hari Bhayangkara. Pada tahun ini, kami sengaja menitikberatkan pada kategori anak-anak dan remaja agar dapat melahirkan bibit-bibit unggul,” kata Kapolres.
Ia menambahkan, Polres Pekalongan ingin berkontribusi dalam menyiapkan atlet daerah agar mampu bersaing pada ajang yang lebih besar, baik di tingkat regional maupun nasional. Di sisi lain, momentum Hari Bhayangkara juga menjadi sarana mempererat kedekatan Polri dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Acara pembukaan turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Abdul Munir, perwakilan Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri Pekalongan, Pengadilan Agama Kajen, Direktur PDAM, kepala perangkat daerah, serta pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Pekalongan.