Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar program pemeriksaan kesehatan dan skrining Tuberkulosis (TB) Paru secara cuma-cuma bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di kawasan wisata religi Kelenteng Agung Sam Poo Kong, Kota Semarang, ini merupakan bagian dari aksi sosial Bakti Indonesia IV bertema "Sinergi untuk Mewujudkan Indonesia Sehat".
Pelayanan kesehatan gratis ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai tanggal 6 hingga 8 Agustus 2026, dari pukul 09.00 sampai 15.00 WIB. Selain pemeriksaan fisik dasar, masyarakat juga mendapatkan fasilitas skrining TB Paru, rontgen dada (X-Ray thoraks) bagi yang membutuhkan, pembagian multivitamin, obat-obatan, hingga rujukan medis ke fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Antusiasme warga terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Salah seorang warga Kecamatan Tembalang, Yudha Perdana, yang datang bersama istrinya, mengapresiasi keramahan petugas dan kejelasan informasi medis yang diterimanya. Ia mengaku bersyukur karena hasil pemeriksaan menyatakan dirinya dan sang istri dalam kondisi sehat serta terbebas dari indikasi penyakit paru-paru.
Sambutan positif juga diutarakan oleh Suwarto, seorang pengemudi ojek online asal Pedurungan. Aktivitasnya sehari-hari yang rentan terpapar polusi udara di jalan raya membuatnya sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan ini. Meskipun hasil diagnosisnya baik, ia tetap mendapatkan obat untuk meredakan radang tenggorokan yang dideritanya secara gratis.
Kepala Tim Kesehatan Lapangan Biddokkes Polda Jateng, AKP Maria Faizatul Habibah, menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada upaya aktif mendeteksi dini penyebaran Tuberkulosis. Deteksi dini dinilai krusial agar pasien yang terindikasi dapat segera dirujuk ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan intensif tanpa biaya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto menegaskan komitmen institusi kepolisian untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Menurutnya, respons positif dari warga Semarang akan menjadi motivasi bagi kepolisian untuk terus menghadirkan program kemanusiaan yang berdampak langsung pada kesejahteraan sosial.