Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur bersinergi dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk memperkuat ekosistem pembinaan atlet berprestasi. Melalui program magang berdampak, puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa diterjunkan langsung ke Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) guna merasakan dinamika olahraga prestasi secara nyata.
Para mahasiswa yang berpartisipasi berasal dari tiga program studi, yakni Kepelatihan Olahraga (PKO), Manajemen Olahraga, dan Pendidikan Jasmani. Keterlibatan mereka difokuskan pada berbagai sektor strategis, mulai dari pendampingan teknis latihan cabang olahraga hingga manajemen administratif di lingkungan KONI Jatim.
Wakil Ketua KONI Jawa Timur, Irmantara Subagio, menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang sebagai jembatan bagi mahasiswa untuk menerapkan bekal teoretis dari bangku kuliah ke dalam praktik lapangan. Menurutnya, Puslatda merupakan laboratorium terbaik untuk mempelajari siklus pembinaan atlet profesional secara komprehensif.
Selama kurang lebih dua bulan masa magang, sebanyak 14 mahasiswa PKO disebar ke aminasi enam cabang olahraga unggulan, meliputi renang, muaythai, IBCA MMA, pencak silat, taekwondo, dan wushu. Di bawah bimbingan pelatih berpengalaman, mereka terlibat aktif dalam merancang program latihan, memantau perkembangan fisik atlet, hingga melakukan evaluasi performa.
Sementara itu, 10 mahasiswa Manajemen Olahraga difokuskan pada tata kelola administrasi organisasi, dan dua mahasiswa Pendidikan Jasmani bertugas menyokong kebutuhan teknis seperti penyelenggaraan tes fisik. Kolaborasi lintas disiplin ini diharapkan mampu menghadirkan sistem pendukung yang lebih solid bagi para atlet Jawa Timur.
KONI Jatim berharap program kemitraan ini menjadi ajang transfer pengetahuan yang saling menguntungkan. Mahasiswa memperoleh jam terbang profesional yang dapat dikonversi ke dalam sistem kredit semester (SKS), sedangkan pihak pengurus olahraga terbantu dalam optimalisasi pengawasan performa atlet guna menyongsong target prestasi masa depan.