Pimpinan klasemen Tour de France 2026, Tadej Pogacar, menunjukkan ketangguhan luar biasa di tengah badai kesehatan yang melanda skuad UAE Team Emirates-XRG. Menjelang etape ke-19 yang krusial menuju tanjakan legendaris Alpe d'Huez, pembalap asal Slovenia tersebut dipastikan tetap berada dalam kondisi fisik prima untuk mempertahankan posisinya.

Kestabilan internal tim asal Uni Emirat Arab ini memang tengah diuji setelah sejumlah pembalap andalan mereka bertumbangan. Brandon McNulty terpaksa menyudahi balapan lebih awal pada etape ke-18 karena sakit, sementara pilar penting lainnya seperti Adam Yates dan Tim Wellens juga harus berjuang keras mengatasi kelelahan serta penurunan kondisi fisik.

Kendati kehilangan rekan setimnya, Pogacar tetap menunjukkan ketenangan saat memulai balapan dari kota Gap. Ia menegaskan bahwa moral timnya tidak runtuh dan mereka tetap memiliki motivasi tinggi untuk menghadapi rute pegunungan yang sangat menantang.

Manajemen UAE Team Emirates-XRG bergerak cepat meredam kekhawatiran publik. Manajer Tim Mauro Gianetti mengonfirmasi bahwa baik Pogacar maupun talenta muda Isaac del Toro tidak tertular penyakit yang dialami pembalap lain. Senada dengan Gianetti, Direktur Olahraga Joxean Fernandez Matxin menyatakan kondisi skuad masih terkendali walau harus menghadapi situasi yang kurang ideal.

Kehilangan McNulty disadari betul oleh tim sebagai celah yang mungkin dimanfaatkan oleh para rival untuk melancarkan serangan taktis. Namun, kubu UAE Team Emirates-XRG menegaskan kesiapannya untuk bertarung habis-habisan di sisa balapan, di mana faktor kebugaran fisik dan kekuatan di lintasan menanjak akan menjadi penentu utama siapa yang berhak naik ke podium tertinggi.