Pertandingan sengit antara Inggris dan Argentina di ajang Piala Dunia tidak hanya menyajikan drama di atas lapangan, tetapi juga berujung pada kericuhan setelah laga usai. Gelandang andalan Inggris, Jude Bellingham, dilaporkan terlibat ketegangan fisik dengan pemain cadangan Argentina, Valentin Barco, sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga yang dimenangkan Argentina dengan skor 2-1.
Ketegangan memuncak ketika skuad Albiceleste tengah merayakan keberhasilan mereka melaju ke babak final. Dalam sebuah rekaman video yang beredar, Bellingham tampak melayangkan pukulan ke arah Barco di tengah selebrasi tersebut. Hingga kini, motif pasti di balik tindakan emosional bintang Real Madrid tersebut masih belum diketahui secara jelas.
Gesekan antar-pemain sebenarnya sudah terindikasi menjelang akhir pertandingan. Pada masa tambahan waktu, Bellingham melakukan pelanggaran keras terhadap Lionel Messi, yang langsung memicu konfrontasi verbal dengan bek Argentina, Nicolas Otamendi. Kendati demikian, wasit Ismail Elfath yang memimpin jalannya laga memilih untuk tidak menjatuhkan sanksi kartu kuning kepada Bellingham atas insiden tersebut.
Laga ini memang berjalan dengan intensitas yang sangat tinggi dan dipenuhi duel fisik. Sebelumnya, Bellingham juga sempat terlibat insiden dengan menjatuhkan Alexis Mac Allister dan berulang kali beradu argumen di lapangan. Di kubu lawan, bek Argentina Cristian Romero sempat diganjar kartu kuning akibat pelanggaran kerasnya terhadap Bellingham. Meskipun atmosfer pertandingan sangat provokatif, sang pengadil lapangan berhasil meredam situasi tanpa harus mengeluarkan kartu merah.
Dalam laga perebutan tiket final tersebut, Tiga Singa sebenarnya sempat memimpin terlebih dahulu melalui gol yang dicetak oleh Anthony Gordon. Namun, keunggulan Inggris sirna setelah Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez sukses membalikkan kedudukan untuk Argentina. Kemenangan ini memastikan langkah sang juara bertahan Piala Dunia 2022 menuju partai puncak, sementara Inggris harus pulang dengan kekecewaan mendalam.