Misi teleskop antariksa Euclid milik European Space Agency (ESA) mencatatkan sejarah baru dalam dunia astronomi dengan mendeteksi quasar tertua yang pernah ditemukan. Objek kosmik yang sangat terang ini memancarkan cahaya yang berasal dari masa ketika alam semesta baru berusia beberapa ratus juta tahun pasca-Dentuman Besar (Big Bang).
Quasar sendiri merupakan inti galaksi aktif berkekuatan masif yang ditenagai oleh lubang hitam supermasif di pusatnya. Ketika material kosmik seperti gas dan debu tersedot mendekati kecepatan cahaya, proses tersebut menghasilkan energi luar biasa yang membuat quasar bersinar sangat terang, bahkan melampaui galaksi di sekitarnya. Penemuan objek purba ini memberikan kesempatan langka bagi para ilmuwan untuk mengintip kondisi alam semesta di masa awal pembentukannya.
Temuan penting yang dipublikasikan dalam laporan awal misi Euclid ini merupakan hasil kolaborasi riset internasional. Ke depan, objek kuno ini akan menjadi sasaran prioritas untuk pengamatan lebih mendalam menggunakan teleskop canggih lainnya, termasuk James Webb Space Telescope (JWST), guna membedah karakteristik fisik dan lingkungan sekitarnya secara lebih terperinci.
Salah satu misteri terbesar yang coba dipecahkan lewat penemuan ini adalah kecepatan pertumbuhan lubang hitam supermasif. Menurut teori astrofisika standar, pertumbuhan lubang hitam hingga mencapai massa miliaran kali lipat matahari membutuhkan waktu yang sangat lama. Keberadaan quasar raksasa pada fase awal kosmos menantang model yang ada dan membuka peluang adanya mekanisme pembentukan yang jauh lebih cepat.
Dirancang khusus untuk memetakan struktur skala besar alam semesta serta menyelidiki misteri materi gelap dan energi gelap, teleskop Euclid dilengkapi dengan instrumen inframerah dan kamera cahaya tampak bersensivitas tinggi. Dalam beberapa tahun mendatang, misi ambisius ini ditargetkan mampu memetakan sepertiga wilayah langit malam dan mengumpulkan katalog berisi miliaran galaksi, yang akan menjadi salah satu database observasi terbesar dalam sejarah astronomi.