Tim dosen Departemen Kimia dari Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah Putri 1, Cemorokandang, Kota Malang. Kegiatan yang berlangsung pada awal Juli ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi pengolahan limbah sederhana yang aplikatif dan ramah lingkungan kepada para santriwati.
Dalam sosialisasi tersebut, Dra. Sri Wardhani, M.Si. memaparkan konsep dasar metode adsorpsi untuk menyaring zat pencemar dari air limbah. Para santriwati diajarkan perbedaan antara proses penyerapan adsorpsi dan absorpsi, pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai media penyerap, serta faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi penyaringan seperti tingkat keasaman (pH) dan suhu air.
Selain teori dasar, Dr. Darjito, S.Si., M.Si. mempresentasikan inovasi pemanfaatan limbah bulu ayam sebagai adsorben fungsional berbasis keratin. Inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa bahan organik yang sering kali dianggap sampah tidak bernilai dapat diolah kembali untuk mendukung prinsip ekonomi sirkular yang bermanfaat bagi kelestarian alam sekitar.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, tim pengabdian yang berkolaborasi dengan mahasiswi KKN-PkM menggelar simulasi penjernihan air menggunakan zat pewarna metilen biru. Para santriwati menyaksikan langsung perbandingan daya serap empat jenis material adsorben berbeda yang diuji cobakan, yakni zeolit, karbon aktif, kapur, serta pasir besi.
Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan, tim UB menyerahkan satu paket kit praktikum teknologi adsorpsi beserta panduan penggunaannya kepada pihak pondok pesantren. Langkah ini mendapat apresiasi hangat dari pengelola pesantren, Ustadzah Dini dan Ustadzah Radiyah, yang berharap edukasi praktis ini dapat diterapkan secara konsisten demi menjaga kebersihan air di lingkungan pesantren.