Pemerintah Kota Semarang akhirnya mengambil tindakan tegas dengan membongkar deretan kursi di tribun Stadion Citarum, Kota Semarang. Langkah ini diambil menyusul ramainya kritik dan sorotan publik di media sosial terkait desain fasilitas penonton yang dinilai tidak layak karena sama sekali tidak menyediakan ruang untuk kaki.

Kondisi tribun yang sempat viral tersebut sebelumnya memicu keheranan sekaligus kritik tajam dari masyarakat dan pecinta sepak bola lokal. Banyak pihak mempertanyakan aspek perencanaan pembangunan proyek tersebut, mengingat jarak antar-baris kursi yang dipasang sangat rapat sehingga mustahil bagi penonton untuk duduk dengan posisi normal.

Proses penataan ulang ini diharapkan dapat menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pemeliharaan dan pembangunan fasilitas olahraga di Kota Atlas. Pemerintah setempat berkomitmen untuk memperbaiki tata letak tempat duduk agar sesuai dengan standar kenyamanan dan keselamatan penonton.