Pemerintah Kabupaten Kolaka menegaskan komitmennya dalam memajukan sektor olahraga daerah seiring dengan pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kolaka untuk masa bakti 2026–2030. Prosesi pelantikan yang dirangkaikan dengan rapat kerja daerah ini dipimpin langsung oleh Bupati Kolaka, H. Amri, S.STP., M.Si, pada Senin (10/08). Momentum ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Dalam arahannya, Bupati Amri menggarisbawahi bahwa pelantikan ini tidak boleh sekadar menjadi seremoni rutin. Menurutnya, kepengurusan baru memikul tanggung jawab besar untuk memetakan potensi lokal dan mengantarkan atlet Kolaka meraih prestasi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Lebih dari itu, ia memandang olahraga sebagai instrumen strategis untuk membangun karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan tangguh.
Guna mencapai target tersebut, Bupati menyoroti beberapa tantangan krusial yang memerlukan penanganan cepat. Di antaranya adalah penguatan sistem pembinaan usia dini melalui kolaborasi dengan sekolah dan klub, peningkatan kompetensi wasit serta pelatih, hingga pemenuhan fasilitas penunjang olahraga di tingkat desa dan kecamatan. Ia juga mendorong adanya kolaborasi aktif antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat luas dalam mendukung sistem pendanaan serta penyediaan infrastruktur latihan.
Amri juga berpesan agar program kerja yang dirumuskan oleh KONI Kolaka bersifat realistis, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata. Pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu bekerja secara solid dan profesional demi mewujudkan target besar di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Pekan Olahraga Nasional (PON). Dengan membangun ekosistem olahraga yang sehat dan kolaboratif, olahraga di Kolaka diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup sehat secara konsisten.