Upaya memperkuat skuad Timnas Indonesia menjelang Piala AFF 2026 menghadapi tantangan baru. Salah satu pemain keturunan yang tengah menjalani proses naturalisasi, Luke Vickery, dipastikan belum bisa bergabung dalam pemusatan latihan di Bali karena terbentur regulasi dari klubnya di Australia, Macarthur FC.
Berbeda dengan situasi Vickery, rekannya sesama calon pemain naturalisasi, Mitchell Baker, dilaporkan masih memiliki peluang untuk bergabung dengan skuad Garuda. Keputusan Macarthur FC untuk mempertahankan Vickery selama masa pramusim menjadi pekerjaan rumah tambahan bagi pelatih John Herdman dalam menyusun komposisi tim terbaik.
Padahal, proses alih status kewarganegaraan kedua pemain tersebut kini sudah memasuki tahap final. Setelah mengantongi persetujuan dari DPR RI dalam rapat paripurna pada akhir Juni lalu, Vickery dan Baker kini tinggal menunggu prosesi pengambilan sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) untuk resmi mengenakan jersi merah-putih.
Secara rekam jejak, Luke Vickery merupakan winger potensial berusia 20 tahun yang tampil reguler di A-League. Sepanjang musim lalu, ia sukses membukukan lima gol di liga domestik serta memberikan kontribusi penting bagi performa Macarthur FC di kompetisi antarklub Asia.
Sementara itu, Mitchell Baker yang bermain di Amerika Serikat menawarkan opsi lini serang yang berbeda lewat keunggulan fisik dengan tinggi badan 196 sentimeter. Proyek naturalisasi kedua pemain muda ini dirancang untuk jangka panjang, terutama menyasar Piala Asia 2027 serta kualifikasi Piala Dunia yang lebih kompetitif.