Dunia politik dan bisnis nasional tengah diselimuti duka mendalam atas berpulangnya pengusaha sekaligus anggota DPR RI, Rachmat Gobel. Tokoh senior tersebut mengembuskan napas terakhir pada Jumat (10/7/2026) dini hari di RS Brawijaya, Tebet, Jakarta Selatan, dalam usia 63 tahun.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya sahabat karibnya tersebut. Sebelum menjalankan agenda kedinasan di Kramat Jati, Jakarta Timur, Pramono menyempatkan diri melayat ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang ia gambarkan memiliki pribadi sangat santun dan peduli.
Pramono menceritakan intensitas pertemuannya dengan almarhum yang rutin dilakukan, bahkan mencapai dua kali dalam sebulan. Baginya, Rachmat Gobel merupakan figur langka yang mampu menjadi jembatan bagi berbagai kelompok, baik di koridor kebijakan publik maupun sektor swasta.
Lebih lanjut, Pramono menyoroti kontribusi signifikan almarhum dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Jepang. Berdasarkan pengalamannya saat menjabat sebagai Sekretaris Kabinet, Pramono menyebut Rachmat Gobel memiliki peran krusial dalam membangun komunikasi strategis dengan komunitas Jepang yang memberikan dampak positif bagi kepentingan nasional.
Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan warisan berharga bagi dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dalam doa terakhirnya, Pramono berharap almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, seraya mengenang dedikasi Rachmat Gobel yang selama ini tulus berkontribusi bagi negeri.