Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda dengan menggelar sosialisasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Kegiatan edukatif yang menyasar para pelajar SMKN 3 Bangkalan ini berlangsung pada Selasa (11/8/2026) guna membekali siswa dengan pemahaman komprehensif mengenai pemanfaatan teknologi secara sehat.

Melalui sosialisasi ini, para siswa diajak untuk melihat potensi besar AI dalam menunjang kegiatan akademis dan kreativitas sehari-hari. Teknologi kecerdasan buatan dinilai mampu mempermudah pencarian informasi, mempercepat pemahaman materi pelajaran, serta menjadi pemantik ide-ide inovatif yang berguna bagi masa depan mereka.

Kendati menawarkan berbagai kemudahan, kehadiran kecerdasan buatan juga membawa tantangan baru, terutama terkait keabsahan data. Informasi yang dihasilkan oleh mesin kecerdasan buatan tidak selalu akurat. Oleh karena itu, para siswa ditekankan untuk tidak menelan mentah-mentah hasil olahan AI, melainkan harus tetap melakukan verifikasi sumber informasi secara kritis dan mandiri.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menegaskan pentingnya keseimbangan antara inovasi teknologi dan kewaspadaan etis. Ia berharap para pelajar dapat memposisikan AI sebagai alat bantu yang konstruktif sekaligus waspada terhadap potensi penyalahgunaan teknologi seperti penyebaran berita bohong atau hoaks di dunia maya.

Polres Bangkalan berharap langkah edukasi ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cakap mengoperasikan teknologi, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan etika digital yang kuat. Di tengah membanjirnya informasi sintetis saat ini, kemampuan membedakan fakta dari manipulasi digital menjadi benteng utama dalam menjaga kondusivitas ruang publik siber.